Senin, 28 September 2015

Pencatu daya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pencatu Daya (Inggris: power supply) adalah sebuah piranti elektronika yang berguna sebagai sumber daya untuk piranti lain, terutama daya listrik. Pada dasarnya pencatu daya bukanlah sebuah alat yang menghasilkan energi listrik saja, namun ada beberapa pencatu daya yang menghasilkan energi mekanik, dan energi yang lain.

Catu Daya Listrik

Secara garis besar, pencatu daya listrik dibagi menjadi dua macam, yaitu pencatu daya tak distabilkan dan pencatu daya distabilkan.

Pencatu daya tak distabilkan dan Pencatu daya distabilkan

Pencatu daya tak distabilkan merupakan jenis pencatu daya yang paling sederhana. Pada pencatu daya jenis ini, tegangan maaupun arus keluaran dari pencatu daya tidak distabilkan, sehingga berubah-ubah sesuai keadaan tegangan masukan dan beban pada keluaran. Pencatu daya jenis ini biasanya digunakan pada peranti elektronika sederhana yang tidak sensitif akan perubahan tegangan. Pencatu jenis ini juga banyak digunakan pada penguat daya tinggi untuk mengkompensasi lonjakan tegangan keluaran pada penguat.
Pencatu daya distabilkan pencatu jenis ini menggunakan suatu mekanisme loloh balik untuk menstabilkan tegangan keluarannya, bebas dari variasi tegangan masukan, beban keluaran, maupun dengung. Ada dua jenis kalang yang digunakan untuk menstabilkan tegangan keluaran, antara lain:
  • Pencatu daya linier, merupakan jenis pencatu daya yang umum digunakan. Cara kerja dari pencatu daya ini adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan AC lain yang lebih kecil dengan bantuan Transformator. Tegangan ini kemudian disearahkan dengan menggunakan rangkaian penyearah tegangan, dan di bagian akhir ditambahkan kondensator sebagai penghalus tegangan sehingga tegangan DC yang dihasilkan oleh pencatu daya jenis ini tidak terlalu bergelombang. Selain menggunakan diode sebagai penyearah, rangkaian lain dari jenis ini dapat menggunakan regulator tegangan linier sehingga tegangan yang dihasilkan lebih baik daripada rangkaian yang menggunakan diode. Pencatu daya jenis ini biasanya dapat menghasilkan tegangan DC yang bervariasi antara 0 - 60 Volt dengan arus antara 0 - 10 Ampere.
  • Pencatu daya Sakelar, pencatu daya jenis ini menggunakan metode yang berbeda dengan pencatu daya linier. Pada jenis ini, tegangan AC yang masuk ke dalam rangkaian langsung disearahkan oleh rangkaian penyearah tanpa menggunakan bantuan transformer. Cara menyearahkan tegangan tersebut adalah dengan menggunakan frekuensi tinggi antara 10KHz hingga 1MHz, dimana frekuensi ini jauh lebih tinggi daripada frekuensi AC yang sekitar 50Hz.
Pada pencatu daya sakelar biasanya diberikan rangkaian umpan balik agar tegangan dan arus yang keluar dari rangkaian ini dapat dikontrol dengan baik.

Jenis

Senin, 07 September 2015

Daftar Kumpulan Simbol Komponen Listrik dan Elektronika


Belajar elektronika haruslah mengetahui, memahami dan hafal dengan simbol-simbol komponen yang digunakan dalam sebuah rangkaian elektronika. Memperbaiki televisi, radio, tape, VCD/DVD dan peralatan elektronika akan kesulitan jika tidak tahu simbol-simbol komponen yang digunakan dalam papan rangkaian elektronika.
Untuk anda yang sedang belajar elektronika atau ingin mempelajarinya, berikut ini adalah kumpulan daftar simbol elektronika dan dan simbol komponen listrik.

SIMBOLNAMA KOMPONENKETERANGAN
Simbol Sambungan
Simbol KabelKabel/ Wire ListrikKabel penghubung (konduktor)
Simbol Kabel TerhubungKoneksi kabelTerhubung
Simbol Kabel Tak terhubungKabel tidak koneksiTerputus (tidak terhubung)
Simbol Saklar (Switch) dan Simbol Relay
Simbol SaklarToggle Switch SPSTTerputus dalam kondisi open
Simbol SaklarToggle Switch SPDTMemilih dua terminal koneksi
Simbol SaklarSaklar Push-Button (NO)Terhubung ketika ditekan
Simbol SaklarSaklar Push-Button (NC)Terputus ketika ditekan
Simbol SaklarDIP SwitchMultiswitch(Saklar banyak)
Simbol SaklarRelay SPSTKoneksi (Open dan Close) digerakan oleh elektromagnetik.
Simbol SaklarRelay SPDT
Simbol SaklarJumperKoneksi dengan pemasangan jumper
Simbol SaklarSolder BridgeKoneksi dengan cara disolder
Simbol Ground
Simbol GroundEarth GroundReferensi 0 sebuah sumber listrik
Simbol GroundChassis GroundGround yang dihubungkan pada body sebuah rangkaian listrik
Simbol GroundCommon/ Digital Ground
Simbol Resistor
Simbol ResistorResistorResistor berfungsi untuk menahan arus yang mengalir dalam rangkaian listrik
Simbol ResistorResistor
Simbol PotensioPotensio MeterMenahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 3 titik terminal dapat diatur
Simbol PotensioPotensio Meter
Simbol Variable ResistorVariable ResistorMenahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 2 titik terminal dapat diatur
Simbol Variable ResistorVariable Resistor
Simbol Condensator (Kapasitor)
Simbol CondensatorCondensator BipolarBerfungsi untuk menyimpan arus listrik sementara waktu
Simbol CondensatorCondensator Nonpolar
Simbol CondensatorCondensator BipolarElectrolytic Condensator (ELCO)
Simbol CondensatorKapasitor berpolarElectrolytic Condensator (ELCO)
Simbol CondensatorKapasitor VariableCondensator yang nilai kapasitansinya dapat diatur
Simbol Kumparan (Induktor)
Simbol LilitanInduktor, lilitan, kumparan, spul, coilDapat menghasilkan medan magnet ketika dialiri arus listrik
Simbol LilitanInduktor dengan inti besiKumparan dengan inti besi seperi pada trafo
Simbol LilitanVariable InduktorLilitan yang nilai induktansinya dapat diatur
Simbol Power Supply
Simbol Power SupplySumber tegangan DCMenghasilkan tegangan searah tetap (konstan)
Simbol Power SupplySumber ArusMenghasilkan sumber arus tetap
Simbol Power SupplySumber tegangan ACSumber teganga bolak-balik seperti dari PLN (Perusahaan Listrik Negara)
Simbol Power SupplyGeneratorPenghasil tegangan listrik bolah-balik seperti pembangkit listrik di PLN (Perusahaan Listrik Negara)
Simbol BatteryBatteryMenghasilkan tegangan searah tetap
Simbol BatteryBattery lebih dari satu CellMenghasilkan tegagan searah tetap
Simbol RegulatorSumber tegangan yang dapat diaturSumber tegangan yang berasal dari rangkaian listrik lain
Simbol RegulatorSumber arus yang dapat diaturSumber arus yang berasal dari rangkaian listrik lain
Simbol Meter (Alat Ukur)
Simbol Volt MeterVolt MeterMengukur tegangan listrik dengan satuan Volt
Simbol Ampere MeterAmpere MeterMengukur arus listrik dengan satuan Ampere
Simbol Ohm MeterOhm MeterMengukur resistansi dengan satuan Ohm
Simbol Watt MeterWatt MetterMengukur daya listrik dengan satuan Watt
Simbol Lampu
Simbol LampuLampuAkan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik
Simbol LampuLampu
Simbol LampuLampu
Simbol Dioda
Simbol DiodaDiodaBerfungsi sebagai penyearah yang dapat mengalirkan arus listrik satu arah (forward bias)
Simbol Dioda ZenerDioda ZenerPenyetabil Tegangan DC (Searah)
Simbol Dioda SchottkyDioda SchottkyDioda dengan drop tegangan rendah, biasanya terdapat dalam IC logika
Simbol Dioda VaractorDioda VaractorGabungan Dioda dan Kapasitor
Simbol Dioda TunnelDioda TunnelDioda Tunnel
Simbol LEDLED (Light Emitting Diode)Akan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik DC satu arah
Simbol Photo DiodaPhoto DiodaMenhasilkan arus listrik ketika mendapat cahaya
Simbol Transistor
Simbol Transistor NPNTransitor Bipolar NPNArus listrik akan mengalir (EC) ketika basis (B) diberi positif
Simbol Transistor PNPTransistor Bipolar PNPArus listrik akan mengalir (CE) ketika basis (B) diberi negatif
Simbol Transistor DarlingtonTransitor DarlingtonGabungan dari dua transistor Bipolar untuk meningkatkan penguatan
Simbol Transistor JFET NTransistor JFET-NField Effect Transistor kanal N
Simbol Transistor JFET PTransistor JFET-PField Effect Transistor kanal P
Simbol Transistor NMOSTransistor NMOSTransistor MOSFET kanal N
Simbol Transistor PMOSTransistor PMOSTransistor MOSFET kanal P
Simbol Komponen Lain
Simbol Motor ListrikMotorMotor Listrik
Simbol TrafoTrafo, Transformer, TransformatorPenurun dan penaik tegangan AC (Bolak Balik)
Simbol Bel ListrikBel ListrikBerbunyi ketika dialiri arus listrik
Simbol BuzzerBuzzerPenghasil suara buzz saat dialiri arus listrik
Fuse, SikringPengaman. Akan putus ketika melebihi kapasitas arus
Simbol SikringFuse, Sikring
Simbol BusBusTerdiri dari banyak jalur data atau jalur address
Simbol BusBus
Simbol BusBus
Simbol Opto CouplerOpto CouplerSebagi isolasi antar dua rangkaian yang berbeda. Dihubungkan oleh cahaya
Simbol SpeakerSpeakerMengubah signal listrik menjadi suara
Simbol MicMic, MicrophoneMengubah signal suara menjadi arus listrik
Simbol Op-AmpOp-Amp, Operational AmplifierPenguat signal input
Simbol Schmitt TriggerSchmitt TriggerDapat mengurangi noise
Simbol ADCADC, Analog to DigitalMengubah signal analog menjadi data digital
Simbol DACDAC, Digital to AnalogMengubah data digital menjadi signal analog
Simbol OscillatorCrystal, OcsilatorPenghasil pulsa
Simbol Antenna
Simbol AntennaAntennaPemancar dan penerima signa radio
Simbol AntennaAntenna
Simbol AntennaDipole AntennaGabungan dari simple Antenna
Simbol Gerbang Logika (Digital)
Simbol Gerbang NOTNOT GateOutput akan merupakan kebalikan input
Simbol Gerbang ANDAND GateOutput akan 0 jika salah satu input 0
Simbol Gerbang NANDNAND GateOutput akan 1 jika salah satu input 0
Simbol Gerbang OROR GateOutput akan 1 jika salah satu input 1
Simbol Gerbang NORNOR GateOutput akan0 jika salah satu input 1
Simbol Gerbang EX-OREX-OR GateOutput akan 0 jika input sama
SImbol D-Flip-FlopD-Flip-FlopDapat berfungsi sebagai penyimpad data
Simbol MultiplexerMultiplexer 2 to 1Menyeleksi salah satu data input yang akan dikirim ke output
Simbol MultiplexerMultiplexer 4 to 1
Simbol D-MultiplexerD-Multiplexer 1 to 4Menyeleksi data input untuk dikirim ke salah satu output

Semoga informasi kumpulan daftar simbol komponen elektronika dan komponen listrik diatas dapat bermanfaat.